Panduan Membuat Laporan Keuangan untuk SPT Tahunan 5/5 (29)

Kita telah masuk Bulan Januari 2024, yang artinya sudah bisa lapor SPT Tahunan. Untuk Wajib Pajak Badan, pelaporan paling lambat adalah tanggal 30 April 2023. Jangan sampai terlambat, karena jika telat maka denda Rp 1 juta menanti anda. Syarat utama lapor SPT Tahunan Badan adalah Laporan Keuangan. Butuh contohnya? Di sini tipspajak.com bagikan Panduan Membuat Laporan Keuangan untuk SPT Tahunan. Di sini kita akan bikin laporan keuangan 2023 untuk SPT Tahunan yang akan kita laporakan di 2024.

Panduan Membuat Laporan Keuangan 2023

File Excel Laporan Keuangan 2024 ini terdiri dari 5 sheet: laporan peredaran usaha, laporan laba rugi, daftar aset, neraca dan laporan perubahan ekuitas.

Laporan Peredaran Usaha

Laporan Peredaran Usaha ini dibuat khususnya untuk perusahaan yang masih dikenakan PPh Final UMKM dengan tarif 0,5 persen. Tuliskan Peredaran usaha tiap bulannya, dan PPh final yang harus dibayar. Contoh ada di bawah ini.

Daftar Omset Per Bulan
daftar omset peredaran usaha tahun 2023

Laporan Laba Rugi

Setelah menyusun laporan peredaran usaha, berikutnya kita membuat laporan laba rugi. Laporan laba dan rugi ini akan mencerminkan berapa laba atau rugi perusahaan kita selama setahun (Januari s.d. Desember 2023). Contohnya ada di gambar di bawah

Cara buat laporan laba rugi untuk SPT Tahunan
Cara buat laporan laba rugi untuk SPT Tahunan 2023

Daftar Aset

Berikutnya, kita buat daftar aset dan penyusutannya. Daftar penyusutan ini penting karena akan dibawa ke neraca. Contohnya ada di bawah ini:

Cara buat daftar penyusutan SPT Tahunan
Cara buat daftar aset dan penyusutan SPT Tahunan

Neraca

Neraca adalah laporan posisi keuangan di ahir tahun atau 31 Desember 2022. Dalam neraca akan terlihat apa saja aset kita, berapa utang kita, berapa laba ditahan kita, dan seterusnya. Contoh neraca adalah seperti ini.

Baca Juga  Contoh File Excel Laporan Keuangan 2021 untuk Lapor SPT Tahunan
Tutorial buat neraca untuk SPT Tahunan
bagaimana membuat neraca spt tahunan

Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan terakhir yang harus dibuat adalah laporan perubahan ekuitas yang menggambarkan perubahan ekuitas atau modal kita dalam tahun 2022. Contohnya seperti ini:

membuat LPE di SPT Tahuanan
membuat Laporan perubahan ekuitas untuk SPT Tahuanan

Download Excel Laporan Keuangan 2023 untuk Lapor SPT Tahunan di 2024

Oke bang, sekarang saya paham. Lalu apakah saya bisa mendapatkan file excelnya? Tentu bisa, karena tipspajak.com bagikan gratis untuk anda. Anda bisa mendapatkan file excelnya di halaman ini.

Video Tutorial Membuat Laporan Keuangan untuk SPT Tahunan

Video Tutorial Cara Membuat Laporan Keuangan untuk Lapor Pajak

Penutup

Itulah Panduan Membuat Laporan Keuangan untuk SPT Tahunan , semoga bermanfaat dan selamat laporan SPT Tahunan

Jika ada yang ingin ditanyakan dan didiskusikan silakan tuliskan di kolom komentar di bawah, atau melalui berbagai kanal media sosial kami di tipspajak.com/link 

Dapatkan tutorial dan panduan pengisian SPT Tahunan dan SPT Masa melalui video di kanal Youtube Tips Pajak Media (@tipspajak) 

Sekian, salam sukses dan sehat selalu dari tipspajak.com 

Please rate this

13 pemikiran pada “Panduan Membuat Laporan Keuangan untuk SPT Tahunan”

  1. Jumlah Nilai Peredaran usaha setiap bulannya selama satu tahun, diambil dari nilai apa, seperti yang tertera pada contoh diatas.

    Apakah nilai peredaran usaha tersebut harus sama pada setiap bulannya..?

    Terima Kasih..

    Balas
  2. bagaimana laporan untuk yayasan nirlaba?
    uang donasi masuk, pengeluaran donasi, dan operasional di masukkan ke point2 mana.
    sisa donasi tahun 2021 apakah di masukkan sebagai modal 2022? krn ini tahun pertama mau lapor pajak

    Balas
  3. Kas dan modal awal diambil darimana kak?
    Dan Bank itu darimana. karena ini perusahaan benar2 baru.
    Peredaran usaha juga diambil darimana

    Balas
  4. mohon diajarkan cara membuat laporan keuangan dalam posisi rugi dimana pasiva lebih besar dari aktiva, sehingga tidak bisa balance.
    terima kasih

    Balas
  5. Pak, sebelum di upload di website, kolom ttd direktur perlu di ttd+stempel basah atau tidak?
    Mohon bantuannya sy admin baru dan tdk pernah lapor spt sebelumnya ?
    Satu lagi, CV tempat sy bekerja ini sempat vakum era covid (2020-2022) dan bulan juni ini aktif kembali, jika tidak ada pemasukan-pengeluaran kolom biaya2 dikosongi saja kah??

    Balas

Tinggalkan komentar