Diperbarui: 29 September 2026 · Oleh Tim Tips Pajak Media · Waktu baca ±8 menit

Jawaban singkat: Laporan keuangan sederhana perusahaan jasa cukup tiga: laba rugi, perubahan ekuitas, dan posisi keuangan (neraca). Rumus intinya: Pendapatan jasa − Beban pokok pendapatan (honor pengajar/tenaga ahli) = Laba kotor; Laba kotor − Biaya usaha − Penyusutan = Laba sebelum pajak. Bedanya dengan perusahaan dagang: tidak ada pembelian barang dan persediaan. Laporan ini wajib dilampirkan pada SPT Tahunan Badan 2026 di Coretax paling lambat 30 April 2027.
Perusahaan jasa seperti lembaga pelatihan, konsultan, atau agensi sering bingung menyusun laporan keuangan karena contoh yang beredar kebanyakan untuk usaha dagang. Padahal sejak PP 20/2026 berlaku 22 April 2026, PT, CV, dan firma yang baru terdaftar langsung memakai tarif umum PPh Badan, sehingga laporan keuangan menjadi dasar penghitungan pajak, bukan sekadar lampiran. Artikel ini membahas cara menyusunnya tanpa jurnal, lengkap dengan contoh kasus PT jasa pendidikan yang neracanya seimbang, untuk SPT Tahunan Badan tahun pajak 2026 yang dilaporkan pada 2027.
Video: Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana Perusahaan Jasa
Apa beda laporan keuangan perusahaan jasa dan perusahaan dagang?
| Aspek | Perusahaan Jasa | Perusahaan Dagang |
|---|---|---|
| Sumber pendapatan | Jasa yang sudah diserahkan (kelas, proyek, konsultasi) | Penjualan barang |
| Beban pokok | Biaya langsung jasa: honor pengajar/tenaga ahli, sewa ruang pelatihan, modul, konsumsi peserta | Persediaan awal + pembelian − persediaan akhir |
| Persediaan | Umumnya tidak ada (paling sisa bahan pelatihan) | Ada, wajib stock opname 31 Desember |
| Saat pendapatan diakui | Saat jasa selesai diserahkan, bukan saat uang diterima | Saat barang diserahkan |
| Kode akun Coretax beban pokok | 5001 (biaya langsung jasa) | 5001 (pembelian) + 5008/5009 (persediaan) |
Bagaimana cara membuat laporan keuangan sederhana perusahaan jasa?
- Isi data awal: identitas badan, skema pajak, saldo 1 Januari (kas, piutang, harta tetap, utang). Ekuitas awal dihitung dari selisihnya, jangan diketik manual.
- Catat Buku Pendapatan: setiap jasa yang sudah diserahkan, tunai maupun kredit. Pelunasan piutang tidak dicatat lagi sebagai pendapatan.
- Catat Biaya Langsung Jasa: honorarium pengajar lepas (nilai bruto), sewa ruang, modul, sertifikat. Ini menjadi beban pokok pendapatan.
- Catat Buku Biaya: biaya kantor dan umum, termasuk gaji pegawai, direktur, dan komisaris.
- Catat Kas Lainnya: setoran modal, pembelian harta tetap, setoran pajak, dividen, pelunasan piutang/utang.
- Daftar harta tetap: hitung penyusutan garis lurus, prorata sejak bulan perolehan.
- Penyesuaian 31 Desember: beban dibayar di muka (misalnya sewa yang manfaatnya tahun depan) dan sisa bahan pelatihan.
- Susun laporan dan cek neraca: laba rugi, perubahan ekuitas, posisi keuangan. Selisih harus nol.
- Pindahkan ke Coretax: petakan ke kode akun lampiran SPT Tahunan Badan, lalu laporkan paling lambat 30 April 2027.
Contoh laporan keuangan perusahaan jasa: PT Sukses Hak Semuanya
PT SHS adalah penyelenggara pelatihan manajemen yang berdiri 2 Januari 2026 dengan modal Rp100 juta. Karena mendaftar NPWP pada Januari 2026 (sebelum PP 20/2026 berlaku), PT SHS masih memakai PPh Final 0,5%. Pendapatan April–Desember Rp400 juta (Rp10 juta di antaranya belum dibayar klien), honor pengajar Rp132 juta (Rp9 juta belum dibayar), gaji 5 orang Rp175,5 juta, sewa kantor setahun Rp20 juta dibayar 1 April 2026, listrik-air-telepon Rp20 juta, biaya pendirian Rp10 juta, dan peralatan kantor Rp20 juta (masa manfaat 4 tahun).
Laporan laba rugi 2026
| Uraian | Nilai (Rp) |
|---|---|
| Pendapatan jasa | 400.000.000 |
| Beban pokok pendapatan (honor pengajar) | (132.000.000) |
| Laba kotor | 268.000.000 |
| Biaya usaha (gaji, sewa Rp15 juta, listrik, pendirian) | (220.500.000) |
| Penyusutan harta tetap | (3.750.000) |
| Laba sebelum pajak | 43.750.000 |
| PPh Final 0,5% × Rp400 juta | (2.000.000) |
| Laba bersih setelah pajak | 41.750.000 |
Sewa yang dibebankan hanya Rp15 juta (April–Desember). Sisa Rp5 juta untuk Januari–Maret 2027 menjadi beban dibayar di muka di neraca.
Neraca per 31 Desember 2026
| Harta | Rp | Liabilitas & Ekuitas | Rp |
|---|---|---|---|
| Kas dan bank | 119.850.000 | Utang usaha (honor Desember) | 9.000.000 |
| Piutang usaha | 10.000.000 | Utang PPh final masa Desember | 350.000 |
| Beban dibayar di muka | 5.000.000 | Modal saham | 100.000.000 |
| Harta tetap (nilai buku) | 16.250.000 | Laba tahun berjalan | 41.750.000 |
| Jumlah harta | 151.100.000 | Jumlah liabilitas & ekuitas | 151.100.000 |
Kas akhir bisa ditelusuri: modal Rp100 juta + pendapatan tunai Rp390 juta − honor tunai Rp123 juta − biaya Rp225,5 juta − peralatan Rp20 juta − setoran PPh Rp1,65 juta = Rp119,85 juta.
Tidak mau menyusun dari nol? Template Excel Laporan Keuangan Sederhana Perusahaan Jasa 2026–2027: cukup isi sel kuning, laba rugi, neraca, sampai pemetaan Coretax terisi otomatis dan neraca dijamin seimbang.
Berapa pajak perusahaan jasa: PPh Final 0,5% atau tarif umum?
Dengan angka PT SHS, bedanya cukup besar:
| Skema | Dasar | PPh setahun (Rp) |
|---|---|---|
| PPh Final 0,5% (terdaftar sebelum 22 April 2026) | 0,5% × omzet Rp400 juta | 2.000.000 |
| Tarif umum + Pasal 31E (PT baru setelah 22 April 2026) | 11% × laba Rp43.750.000 | 4.812.500 |
Pada tarif umum, pajak dihitung dari laba, sehingga setiap biaya yang tidak tercatat langsung menaikkan pajak. Titik impasnya: PPh final lebih hemat selama margin laba sebelum pajak di atas ±4,5% omzet (0,5% ÷ 11%). Margin PT SHS 10,9%, jadi skema final lebih ringan selama masa berlakunya.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengakui pendapatan saat uang masuk, padahal jasa belum diserahkan (uang muka peserta seharusnya belum pendapatan).
- Mencatat pelunasan piutang sebagai pendapatan baru, sehingga omzet dan PPh final dobel.
- Mencampur honor pengajar lepas (beban pokok) dengan gaji pegawai (biaya usaha).
- Membebankan seluruh sewa setahun, padahal sebagian manfaatnya untuk tahun depan.
- Mencatat dividen atau setoran PPh sebagai biaya usaha.
- Mengetik ekuitas awal manual sehingga neraca tidak seimbang.
FAQ laporan keuangan perusahaan jasa
Apa saja isi laporan keuangan sederhana perusahaan jasa?
Minimal laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan posisi keuangan (neraca). Ketiganya dilampirkan pada SPT Tahunan PPh Badan di Coretax.
Apa itu beban pokok pendapatan pada perusahaan jasa?
Biaya yang melekat langsung pada penyerahan jasa, misalnya honorarium pengajar atau tenaga ahli, sewa ruang pelatihan, modul, sertifikat, dan konsumsi peserta. Biaya kantor seperti gaji admin dan listrik masuk biaya usaha.
Kapan pendapatan jasa diakui?
Saat jasa selesai diserahkan, misalnya kelas sudah dilaksanakan, meskipun klien belum membayar. Jasa yang belum dibayar dicatat sebagai piutang usaha.
Apakah gaji direktur dan komisaris boleh jadi biaya?
Boleh. Pada badan usaha, gaji direktur dan komisaris adalah biaya usaha yang wajib dipotong PPh Pasal 21, sepanjang jumlahnya wajar. Yang tidak boleh dibiayakan adalah dividen kepada pemegang saham.
Apakah perusahaan jasa yang memakai PPh Final 0,5% tetap wajib membuat laporan keuangan?
Wajib. Wajib Pajak badan harus menyelenggarakan pembukuan (Pasal 28 UU KUP) dan melampirkan laporan keuangan pada SPT Tahunan, meskipun pajaknya dihitung dari omzet.
Kapan batas lapor SPT Tahunan Badan tahun pajak 2026?
Paling lambat 30 April 2027, yaitu akhir bulan keempat setelah tahun pajak berakhir, melalui Coretax.
Dasar Hukum
- UU KUP Pasal 28: kewajiban pembukuan bagi Wajib Pajak badan.
- UU PPh (UU 7/1983 s.t.d.t.d. UU 7/2021 HPP): tarif PPh Badan 22% dan Pasal 31E (pengurangan tarif 50% untuk peredaran bruto s.d. Rp50 miliar).
- PP 20/2026 (berlaku 22 April 2026): pengganti PP 55/2022 tentang PPh final 0,5%.
- PP 58/2023 dan PMK 168/2023: pemotongan PPh Pasal 21 atas gaji dan honorarium.
- SAK EMKM: standar laporan keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah.
Artikel Terkait
- Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana Perusahaan Dagang untuk SPT Tahunan
- Cara Menghitung PPh Badan 2026
- Cara Mendirikan PT Perorangan 2026
Laporan keuangan jasa beres, SPT Badan tinggal salin angka. Template lengkap dengan contoh kasus PT SHS, pemeriksaan neraca otomatis, dan pemetaan kode akun Coretax.
Lihat juga produk lain di toko Tips Pajak.
Disclaimer: Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi dengan konsultan pajak atas kondisi spesifik Anda.