Site icon Tips Pajak Media

Cara Mendapatkan Surat Keterangan PP 23 / PP 55 2022

Perusahaan Anda termasuk kategori UMKM (omset dibawah Rp 4,8 miliar) saat ini akan mengerjakan proyek dengan instansi pemerintah. Perlakuan pajak perusahaan seperti ini adalah terutang PPh Final sebesar 0,5 persen dari omset setahun, sesuai PP Nomor 23 Tahun 2018. Padahal transaksi dengan instansi pemerintah dipotong PPh 1,5 persen. Bagaimana cara agar tetap dipotong 0,5 persen saja? Inilah cara mendapatkan Surat Keterangan PP 23 persembahan tipspajak.com.

Kriteria Wajib Pajak UMKM

Kriteria mengenai Wajib Pajak UMKM (ini istilah tidak resmi) diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018. Perusahaan anda masuk jenis ini jika omset tahun pajak sebelum sekarang di bawah Rp 4,8 miliar dalam setahun.

Masa berlakunya untuk WP yang terdaftar tahun 2018 atau sebelumnya adalah s.d. tahun pajak 2021 untuk CV dan 2020 untuk PT. Jika punya NPWP setelah 2018, maka masa berlakunya adalah 4 tahun untuk CV dan 3 tahun untuk PT.

Perusahaan jenis ini perhitungan pajaknya adalah 0,5 persen dari peredaran usaha (penjualan kotor, bukan keuntungan). Bayar pajaknya per bulan.

Penjelasan lengkap mengenai PPh Final PP 23 silakan kunjungi artikel ini

Baru-baru ini, dengan disahkannya UU HPP, wajib pajak baru dikenakan PPh setelah omsetnya di atas Rp 500 juta dalam setahun.

Pemotongan Pajak oleh Bendahara/Instansi Pemerintah/Pemungut

Dalam ketentuan perpajakan, instansi pemerintah ditunjuk sebagai pemungut dan wajib memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen atas pengadaan barang.

Meski begitu, terdapat beberapa pengaturan jenis pembelian yang tidak dipungut PPh PAsal 22.

  1. jumlahnya paling banyak Rp2.000.000,00 tidak termasuk PPN dan bukan merupakan pembayaran
    yang dipecah
  2. pembelian yang pembayarannya dengan Kartu Kredit Pemerintah
  3. Untuk pembelian BBM, BBG, pelumas, benda pos serta untuk pemakaian air & listrik
  4. Untuk pembelian barang dengan dana BOS
  5. Untuk pembelian gabah dan/atau beras
  6. Untuk pembelian barang/jasa dari WP dengan peredaran bruto tertentu (PP 23/2018)
  7. Untuk pembelian barang dari WP dengan SKB Potput

Dalam poin keenam dinyatakan bahwa pembelian barang/jasa dari WP dengan peredaran bruto tertentu (PP 23/2018) tidak dipungut PPh Pasal 22.

Artinya, anda perlu untuk menunjukkan bukti bahwa anda termasuk kategori ini. Apa buktinya? Buktinya adalah: Surat Keterangan Memenuhi Kriteria Sebagai Wajib Pajak Berdasarkan PP 23 Tahun 2018

Cara Melihat Kita Wajib Pajak UMKM atau Bukan

SImak penjelasannya dari TIPS PAJAK MEDIA berikut ini:

Cara Mendapatkan Surat Keterangan Wajib Pajak PP 23

cara meminta surat keterangan pp 23 cara konfirmasi surat keterangan pp 23

Anda bisa mendapatkan surat keterangan ini secara full online tanpa perlu ke kantor pajak. Berikut ini adalah Langkah-langkah mendapatkan Surat Keterangan PP 23:

Aktivasi Fitur Layanan KSWP Surat Keterangan PP 23
Ubah FItur Layanan

mendapatkan SUKET PP 23
Download Surat Keterangan PP 23

Kode Jenis Pajak PP 23 Dipotong Pemungut

Kode jenis pajak yang digunakan adalah 411128 (PPh Final)

Kode Jenis setorannya adalah 423 (Final UMKM Pemotongan/Pemungutan)

Kode Akun Pajak dan Jenis Setoran PP 23 pemotongan

Contoh Surat Keterangan Wajib Pajak PP 23

Ini adalah contoh surat keterangannya

Contoh Surat Keterangan PP 23

Penutup

Itulah tadi pembahasan mengenai cara mendapatkan Surat Keterangan PP 23. Dimana dengan surat ini, atas pekerjaan ke bendahara/instansi pemerintah anda tidak dipungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5% namun dipotong PPh Final sebesar 0,5 %

Semoga bermanfaat.

Dapatkan panduan SPT Tahunan Lengkap dan update aturan pajak terkini di tipspajak.com/link

Exit mobile version