Diperbarui: 26 Oktober 2026 · Oleh Tim Tips Pajak Media · Waktu baca ±7 menit
Jawaban singkat: Uji Kompetensi Perpajakan (UKP) Tingkat B menguji 8 mata ujian untuk subjek badan dalam negeri dan orang pribadi: Akuntansi Perpajakan, Bea Meterai, KUP/PPSP/Pengadilan Pajak, PPh Badan, PBB-P5L, PPh Orang Pribadi, PPh Potong Pungut, serta PPN dan SPT PPN. Cakupan resmi BPPK memuat 80 pokok bahasan. Hitungan yang paling sering keluar: PPh 21 TER, PPh Badan dengan Pasal 31E, PPN DPP 11/12, sanksi bunga, dan rekonsiliasi fiskal.
Bagi staf pajak dan akunting perusahaan, Tingkat B adalah level yang paling dekat dengan pekerjaan sehari-hari: memotong PPh 21 karyawan, membuat faktur pajak, sampai menyusun SPT Tahunan Badan. Masalahnya, cakupan resminya luas dan tersebar di puluhan peraturan. Artikel ini merangkum isi materi UKP Tingkat B, urutan belajar yang efisien, dan contoh hitungan yang sering diuji, berdasarkan cakupan materi resmi BPPK yang dirilis 16 Oktober 2026.
Apa saja materi Uji Kompetensi Perpajakan Tingkat B?
Dokumen cakupan materi BPPK membagi Tingkat B menjadi delapan mata ujian. Karena ujian tidak lagi berjenjang, Anda boleh langsung mendaftar Tingkat B tanpa lulus Tingkat A, sehingga materi dasar orang pribadi tetap ikut diuji.
| No | Mata ujian | Fokus yang sering diuji |
|---|---|---|
| 1 | Akuntansi Perpajakan | Jurnal potong pungut, aspek pajak akun neraca, rekonsiliasi fiskal |
| 2 | Bea Meterai | Objek, tarif Rp10.000, saat terutang, pemungut |
| 3 | KUP, PPSP, Pengadilan Pajak | Ketetapan, sanksi bunga, keberatan, banding, penagihan |
| 4 | PPh Badan | Biaya fiskal, penyusutan, Pasal 31E, PPh 25, SPT Badan |
| 5 | PBB-P5L | Perkebunan, perhutanan, pertambangan, dan sektor lainnya |
| 6 | PPh Orang Pribadi | Norma, penghasilan keluarga, PTKP, tarif Pasal 17 |
| 7 | PPh Potong Pungut | PPh 21 TER dan masa Desember, PPh 22, 23, 4 ayat (2), 26 |
| 8 | PPN dan SPT PPN | DPP nilai lain 11/12, faktur, pajak masukan, pemungut |
Bagaimana bentuk soal UKP Tingkat B?
Dokumen cakupan tidak menyebut jumlah soal maupun bobot per mata ujian. Dari pengalaman menyusun bank soal tryout, soal kompetensi perpajakan cenderung berupa kasus singkat: satu paragraf fakta transaksi, lalu pertanyaan tentang jumlah pajak, jurnal, tenggat, atau akibat hukum. Pilihan jawaban biasanya berisi angka yang muncul bila Anda keliru di satu langkah.
- Soal hitungan: PPh 21, PPh Badan dengan Pasal 31E, PPN dengan DPP nilai lain, sanksi bunga.
- Soal jurnal: akun yang didebit dan dikredit saat memotong atau dipotong pajak.
- Soal ketentuan: tenggat, syarat, siapa yang wajib, dan pengecualian.
- Soal koreksi fiskal: biaya mana yang boleh dan tidak boleh dikurangkan.
Bagaimana cara belajar UKP Tingkat B yang efisien?
- Mulai dari PPh Orang Pribadi dan PPh 21. Konsep penghasilan, PTKP, dan tarif Pasal 17 dipakai lagi di hampir semua mata ujian lain.
- Lanjut PPh Potong Pungut (PPh 22, 23, 4 ayat (2), 26) karena langsung terhubung ke jurnal Akuntansi Perpajakan.
- Kuasai PPh Badan: biaya fiskal, penyusutan, Pasal 31E, kredit pajak, dan PPh 25.
- Pelajari PPN: DPP 11/12, faktur, pajak masukan, dan SPT Masa PPN.
- Tutup dengan KUP, Bea Meterai, dan PBB-P5L, lalu kerjakan latihan soal campuran dan tryout berwaktu.
Berapa PPh Badan dengan fasilitas Pasal 31E? (contoh soal)
PT Cahaya Abadi tahun 2026 memiliki peredaran bruto Rp30 miliar dan laba komersial Rp2 miliar. Koreksi fiskal: jamuan tanpa daftar nominatif Rp60 juta, sumbangan tidak memenuhi syarat Rp40 juta, sanksi bunga STP Rp15 juta (positif); sewa gudang PPh final Rp120 juta, bunga deposito Rp30 juta, selisih penyusutan fiskal Rp25 juta (negatif). Kredit pajak: PPh 22 Rp45 juta, PPh 23 Rp30 juta, PPh 25 Rp240 juta.
| Uraian | Rupiah |
|---|---|
| Laba komersial | 2.000.000.000 |
| Koreksi positif (60 + 40 + 15 juta) | 115.000.000 |
| Koreksi negatif (120 + 30 + 25 juta) | (175.000.000) |
| Penghasilan Kena Pajak (PKP) | 1.940.000.000 |
| PKP fasilitas = 4,8 M / 30 M × PKP | 310.400.000 |
| 11% × 310.400.000 | 34.144.000 |
| 22% × 1.629.600.000 (PKP non-fasilitas) | 358.512.000 |
| PPh terutang | 392.656.000 |
| Kredit pajak (45 + 30 + 240 juta) | (315.000.000) |
| PPh Pasal 29 kurang bayar | 77.656.000 |
| Angsuran PPh 25 tahun berikutnya = (392.656.000 − 75.000.000) / 12 | 26.471.333 |
Jebakan yang sering muncul: angsuran PPh 25 tahun berikutnya hanya dikurangi kredit PPh 22, 23, dan 24. PPh 25 yang sudah dibayar tidak ikut dikurangkan.
Belajar dari satu buku yang mengikuti cakupan resmi. Ebook Bahan Belajar Uji Kompetensi Perpajakan Tingkat B: 19 bab materi, tabel 80 pokok bahasan resmi, jurnal, contoh hitungan aturan Oktober 2026, dan 33 latihan soal dengan pembahasan.
Hitungan apa lagi yang wajib dikuasai?
- PPN DPP 11/12: jasa servis Rp50 juta ke PKP, PPN = 12% × 11/12 × Rp50 juta = Rp5,5 juta. Bila pelanggan memotong PPh 23 2%, potongannya Rp1 juta.
- PPN dan PPh 22 impor: nilai impor Rp200 juta dengan API, PPh 22 2,5% = Rp5 juta, PPN impor = 12% × 11/12 × Rp200 juta = Rp22 juta.
- PPh 21 TER: masa Januari–November memakai tarif efektif bulanan, masa Desember dihitung ulang dengan tarif Pasal 17 setahun.
- Sanksi bunga: tarif bunga per bulan dari Menteri Keuangan (suku bunga acuan + uplift, dibagi 12), paling lama 24 bulan; bagian bulan dihitung penuh. Di ujian, tarifnya biasanya dicantumkan di soal.
Kesalahan yang sering terjadi saat belajar
- Mengurangkan PPh 25 yang sudah dibayar saat menghitung angsuran PPh 25 tahun berikutnya.
- Memakai PPN 12% langsung dari harga jual untuk barang nonmewah, padahal DPP-nya 11/12.
- Lupa mengeluarkan penghasilan yang sudah dikenai PPh final (sewa bangunan, bunga deposito) dari PKP.
- Menganggap PPh final sebagai kredit pajak; secara akuntansi PPh final diperlakukan sebagai beban.
- Melewatkan Bea Meterai dan PBB-P5L karena dianggap kecil, padahal tetap menjadi mata ujian tersendiri.
Video Pembahasan Materi UKP Tingkat B
Berikut ini video pembahasan:
https://youtu.be/FV6771jq7zQ
FAQ seputar materi UKP Tingkat B
Berapa mata ujian UKP Tingkat B?
Ada delapan mata ujian: Akuntansi Perpajakan, Bea Meterai, KUP/PPSP/Pengadilan Pajak, PPh Badan, PBB-P5L, PPh Orang Pribadi, PPh Potong Pungut, serta PPN dan SPT PPN.
Apakah harus lulus Tingkat A sebelum ikut Tingkat B?
Tidak. Ujian tidak berjenjang, sehingga Anda boleh langsung mendaftar Tingkat B. Konsekuensinya, materi dasar orang pribadi tetap ikut diuji.
Siapa yang cocok mengikuti UKP Tingkat B?
Tingkat B ditujukan bagi yang mengurus kewajiban pajak badan dalam negeri dan orang pribadi, sehingga paling relevan untuk staf pajak dan akunting perusahaan.
Materi mana yang sebaiknya dipelajari lebih dulu?
Mulailah dari PPh Orang Pribadi dan PPh 21, karena konsep PTKP dan tarif Pasal 17 dipakai lagi di hampir semua mata ujian lain.
Bagaimana cara menghitung PPh Badan dengan Pasal 31E?
Untuk peredaran bruto sampai Rp50 miliar, PKP dari bagian omzet sampai Rp4,8 miliar dikenai 11% (diskon 50% dari 22%), sisanya 22%. PKP fasilitas = Rp4,8 miliar dibagi peredaran bruto dikali PKP.
Di mana mendaftar Uji Kompetensi Perpajakan?
Pendaftaran dilakukan melalui portal Kemenkeu Learning Center di klc.kemenkeu.go.id/sertifikasi. Ujian diselenggarakan BPPK berdasarkan PMK 55/2026.
Dasar Hukum
- PMK 55 Tahun 2026 tentang Uji Kompetensi Perpajakan; Pengumuman BPPK PENG-7/PP/2026.
- UU PPh (terakhir diubah UU HPP), Pasal 17 dan Pasal 31E.
- PP 58/2023 dan PMK 168/2023 tentang tarif efektif PPh 21.
- PMK 131/2024 tentang PPN 12% dengan DPP nilai lain 11/12.
- PMK 81/2024 (Coretax), PMK 66/2023 (natura), PMK 15/2025 (pemeriksaan), PP 20/2026 (PPh final UMKM).
Artikel Terkait
- Cakupan Materi Resmi UKP Tingkat A, B, dan C
- Jadwal dan Aturan UKP Periode 1–8 2026
- Cara Pakai Safe Exam Browser untuk UKP
- Cara Menghitung PPh Badan 2026
- Kode Akun Pajak PPh Unifikasi Terbaru
Siap menghadapi UKP Tingkat B? Pelajari 80 pokok bahasan resmi dalam satu ebook, lengkap contoh hitungan dan 33 latihan soal dengan pembahasan.
Lihat produk lainnya di tipspajak.myr.id
Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi dengan konsultan pajak. Ketentuan dapat berubah; selalu rujuk peraturan dan pengumuman BPPK terbaru.

